Menambahkan Antena Eksternal pada Huawei HG553

Peringatan: DWYOR ==> Do With Your Own Risk

Dengan spesifikasi hardware yang cukup baik, namun wireless router Huawei HG553 memiliki kelemahan pada jangkauan sinyal WiFi yang tidak terlalu jauh (low-power). Setelah membaca Wiki OpenWrt HG553 dan beberapa forum lainnya mengenai wireless router ini ternyata kekecewaan saya ini bisa terobati dengan sedikit modifikasi untuk bisa ditambahkan antena eksternal.

Bahan yang dibutuhkan hanya RP-SMA dan kabel RG-58U atau lainnya dengan impedansi 50Ω. Atau kabel pigtail yang sudah jadi dan hanya kita ambil bagian kabel yang berujung RP-SMA. Alat yang dibutuhkan solder, timah dan crimping connector SMA. Dan tentunya keahlian dalam solder-menyolder, karena pad pada PCB untuk menempelkan kabel sangatlah kecil dan harus hati-hati dan cermat.

Berikut gambar yang saya ambil dari sumbernya, apa saja yang harus dilakukan.

hg553-ant-1

Setelah casing dibuka, lalu cari bagian antena pada PCB. Menurut sumber, HG553 ini mempunyai dua antena, primary dan secondary (yang ada connector MMCX), tapi sayangnya yang secondary ini tidak berfungsi. Atau kalau menurut keterangan pada gambar, hanya berfungsi kalau firmware-nya support antenna diversity polarity. Hmm.. sayang yah, padahal kalau berfungsi antenna secondary-nya maka dengan mudahnya kita menambahkan antena eksternal hanya dengan mencolokkan connector MMCX dengan ujung lainnya yang ber-connector RP-SMA, tinggal kita lubangi casing untuk dudukannya. Tapi belum tentu semudah itu juga, ketersediaan barang dari penjual sekitar tempat kita juga menjadi kendala😦

Tapi.. nah disinilah tantangannya, harus ektra hati-hati dan cermat. Tapi maaf saya belum sempet foto hasil solder yang saya buat, malas untuk bongkar casing lagi😛

Acuan kita pada foto di atas:
  1. Lepaskan kapasitor yang ada seperti di gambar dengan cara disolder (Unsolder).
  2. Kupas ujung kabel RG-58U dan sesuaikan dengan jarak untuk disolder, sesuaikan juga tebal kabel dengan pad PCB.
  3. Tentukan posisi kabel pada PCB hingga posisi kabel mudah untuk disolder dan kabel diposisikan untuk bisa menempel kuat (tidak goyah) pada PCB.
  4. Solder kabel untuk sinyal (bagian dalam/tengah) pada pad PCB sebelah kanan.
  5. Solder kabel bagian shielding (bagian luar) pada pad PCB sebelah kiri.
  6. Setelah RG-58U disolder dan menempel kuat pada PCB, lalu tentukan posisi untuk menempatkan connector RP-SMA pada casing serta ukur panjang kabel (diusahakan sependek mungkin) untuk dipasangkan connector RP-SMA.
  7. Lubangi casing yang posisinya sudah kita tentukan untuk menempatkan connector RP-SMA.
  8. Pasang connector RP-SMA pada kabel RG-58U yang sudah diukur panjangnya, lalu crimping-lah.
  9. Dan terakhir, masukkan kembali PCB pada casing dan atur kembali posisi RP-SMA dengan hati-hati pada casing yang telah kita lubangi.

hg553-16

hg553-17

Trial & Error:

Percobaan pertama dengan memasang antena 5dBi menggunakan firmware bawaan Kisumu ini ternyata tidak sesuai dengan yang saya inginkan, bahkan bisa dibilang cukup mengecewakan, malah sinyal cenderung lebih hancur dari pada sebelum modifikasi, dengan kata lain antena built-in HG553 ini malah lebih baik yang mungkin hanya sekitar 2-3 dBi. Huft..😦

Percobaan kedua dengan memasang antena 5dBi menggunakan firmware OpenWrt versi BarrierBreaker 14.07 tanpa banyak setingan yang berarti, dan hasilnyaaaa… Iyessss.. inilah yang saya inginkan, jangkauan sangat lebih baik dari percobaan pertama maupun antena built-in.

Kesimpulan

Tidak hanya keterampilan, kerapihan, kecermatan solder-menyolder juga memasang kabel dan konektor, tapi juga firmware menentukan hasil. Sip.. thanks & thumbs up to OpenWrt.

Referensi:
http://wiki.openwrt.org/toh/huawei/hg553
http://www.wifi-ita.com/forum/viewtopic.php?f=7&t=10323