Tagged: file Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • gatoti 23:57 on August 14, 2013 Permalink | Reply
    Tags: berubah, drive, file, google, link, share, url   

    Link (URL) Untuk Share File Google Drive Berubah 

    Saya baru nyadar kalau link (URL)-nya untuk Share Google Drive itu berubah, itu juga karena saya coba iseng-iseng klik URL-nya

    https://docs.google.com/folder/d/0B_6Kx-vBVrquR2c5UVpMV0lQajA/edit

    pasti waktu klik folder/direktori akan error seperti ini

    g-driveSetelah saya cek, lalu saya perhatikan lagi, ternyata ada yang berubah, yaitu ada pada link (URL)-nya yang seharusnya akan seperti ini

    https://drive.google.com/folderview?id=0B_6Kx-vBVrquR2c5UVpMV0lQajA&usp=sharing

    dan kalau di klik folder/direktorinya akan seperti ini
    g-drive1Dengan berubahnya URL ini, jadinya saya harus edit posting-posting saya di blog saya ini.. 😦

     
  • gatoti 21:42 on August 9, 2013 Permalink | Reply
    Tags: , bittorent, , , file, , peer to peer, remote, , , transmission, upload, ,   

    BitTorrent Client dengan Transmission pada OpenWrt 

    Transmission adalah salah satu BitTorrent client yang cukup simple, bisa berbagi file satu sama lain secara peer to peer, baik upload maupun download. Untuk lebih jelas, apa itu BitTorrent? Bisa dibaca di sini. Transmission BitTorrent Client ini saya implementasikan pada wireless router TP-LINK WR741ND dengan USB mod + Extroot.

    Bagi yang membutuhkan firmware mod TP-LINK TL-WR741ND ver 1.x, bisa diambil di:

    https://drive.google.com/folderview?id=0B1Aj8bC-AJMKb0xtVjFuMkpmR0k&usp=sharing

    Instalasi
    1. Update list paket OpenWrt

      root@g-wrt:/# opkg update

    2. Lihat ketersediaan paket transmission

      root@g-wrt:/# opkg list | grep transmission
      transmission across the network also takes time!
      transmission-cli - 2.32-2 - CLI utilities for transmission.
      transmission-daemon - 2.32-2 - Transmission is a simple BitTorrent client.
      transmission-remote - 2.32-2 - CLI remote interface for transmission.
      transmission-web - 2.32-2 - Webinterface resources for transmission.

    3. Install paket transmission-daemon (service BitTorrent client)

      root@g-wrt:/# opkg install transmission-daemon
      Installing transmission-daemon (2.32-2) to root...
      Downloading http://downloads.openwrt.org/backfire/10.03.1/ar71xx/packages/transmission-daemon_2.32-2_ar71xx.ipk.
      Multiple packages (libpthread and libpthread) providing same name marked HOLD or PREFER. Using latest.
      Multiple packages (librt and librt) providing same name marked HOLD or PREFER. Using latest. (More ...)

     
    • Agung 20:07 on February 18, 2016 Permalink | Reply

      Maaf gan g paham masih newbie
      saya pakek GL.iNet

      yg saya bingungkan bagian setingg itu bagaimana ?

      • gatoti 11:39 on February 23, 2016 Permalink | Reply

        hi..
        hehe.. kok malah masuk ke spam sama si wordpress nya yah..
        oh ya, bingungnya gmn mas? pada dasarnya sih masih sama2 aja kok.. kebetulan saya gak punya GL.iNet, dan saya juga masih belajar openwrt, kalau berkenan, mungkin mas bisa gabung di group facebook openwrt indonesia, di sana banyak teman2 yang berbagi ilmu..

        thx..

    • Ryan Prabowo 14:55 on August 10, 2016 Permalink | Reply

      mau tanya mas, saya sudah mengikuti configurasi dari http://192.168.21.1:9091/transmission/web/ , tetapi sering sekali error ketika download, HDD sering kali berpindah dari SDA atau ke SDB (pakai HDD Ext dengan samba), router saya Huawei HG553.

      apa mungkin ada configurasi yang tidak cocok.

      • gatoti 15:43 on August 10, 2016 Permalink | Reply

        hi..
        jadi masalahnya lebih kepada usb storage-nya yah.. kalau mas sudah menggunakan firmware CC (Chaos Calmer 15.05.1), block-mount nya akan mendeteksi otomatis, bisa dilihat pada menu -> system -> mount point. nanti tinggal di add dari situ, UUID nya tinggal dipilih dan mount point nya (misal: /mnt/sda1)

        kalau cara manual CLI, bisa diedit file /etc/config/fstab, berikut contoh fstab config saya..
        root@owrt-hg553:/etc/config# cat fstab

        config global
        option anon_swap ‘0’
        option anon_mount ‘0’
        option auto_swap ‘1’
        option auto_mount ‘1’
        option delay_root ‘5’
        option check_fs ‘0’

        config mount
        option enabled ‘1’
        option uuid ‘73158935-eeea-4739-88f7-a33c5d61fbea’
        option target ‘/mnt/sda1’

        untuk UUID nya sesuaikan dengan usb storage nya yang mas punya,tinggal copas ajah, dengan menggunakan perintah:
        root@owrt-hg553:/etc/config# blkid
        /dev/mtdblock2: TYPE=”squashfs”
        /dev/sda1: UUID=”73158935-eeea-4739-88f7-a33c5d61fbea” TYPE=”ext4″ PARTUUID=”fa34fa34-01″

        semoga terbantu.. thx..

        • Ryan Prabowo 07:07 on August 12, 2016 Permalink

          saya coba pakai BLKID kok not found ya bos ?

          saya pakai HG553 – multiweb dari ofmodemandmen*com..

          terima kasih om

        • gatoti 07:19 on August 12, 2016 Permalink

          hi..
          not found? seperti ini kah?
          root@owrt-hg553:~# blkid
          -ash: blkid: not found

          kalau keterangannya seperti itu, ya install dulu paket blkid nya..

          thx..

    • Ryan Prabowo 10:52 on August 15, 2016 Permalink | Reply

      om gatoti, saya sudah install dan apply UUID, sekarang pakai firmware GoldenOrb, tp HDD Ext tetap mental2 dari SDA ke SDB.. apakah ada saran ?

      • gatoti 10:43 on August 16, 2016 Permalink | Reply

        hi..
        setau saya sih dengan di’lock’ pake UUID itu pasti ampuh, gak akan pindah2 ke sda/sdb dan seterusnya. ataukah mas pake usb device selain hdd external? usb hub atau usb modem yang ada storage-nya mungkin? nah kalau ini saya belum ada pengalaman, apalagi pake firmware GoldenOrb.. kalau gak salah GoldenOrb itu base-nya pake ChaosCalmer yah? CMIIW.. mungkin bisa dipelajari lebih lanjut di wiki openwrt..
        https://wiki.openwrt.org/doc/uci/fstab

        atau mas bisa gabung di group facebook ‘openwrt indonesia’, di sana banyak teman2 berbagi ilmu..
        maaf tidak membantu.. thx..

  • gatoti 21:40 on August 9, 2013 Permalink | Reply
    Tags: , file, , , samba, , , , ,   

    File Sharing dengan Samba pada OpenWrt Backfire 10.03.1 

    Cukup mudah untuk berbagi file di OpenWrt, dengan meng-install samba, bisa deh.. 🙂
    Samba ini saya implementasikan pada wireless router TP-LINK WR741ND dengan USB mod + Extroot.

    Bagi yang membutuhkan firmware mod OpenWrt TP-LINK TL-WR741ND ver 1.x, bisa diambil di:

    https://drive.google.com/folderview?id=0B1Aj8bC-AJMKb0xtVjFuMkpmR0k&usp=sharing

    Instalasi
    1. Update list paket OpenWrt

      root@g-wrt:/# opkg update

    2. Lihat ketersediaan paket samba

      root@g-wrt:/# opkg list | grep samba
      luci-app-samba - 0.10.0-1 - Network Shares - Samba SMB/CIFS module
      samba2-client - 2.0.10-6 - NetBIOS/SMB simple client
      samba2-common - 2.0.10-6 - NetBIOS/SMB server and client shared files
      samba2-server - 2.0.10-6 - NetBIOS/SMB file and print server
      samba3 - 3.0.24-8 - samba3

    3. Untuk memudahkan konfigurasi, install paket luci-app-samba

      root@g-wrt:/# opkg install luci-app-samba
      Installing luci-app-samba (0.10.0-1) to root...
      Downloading http://downloads.openwrt.org/backfire/10.03.1/ar71xx/packages/luci-app-samba_0.10.0-1_ar71xx.ipk.
      Multiple packages (libpthread and libpthread) providing same name marked HOLD or PREFER. Using latest.
      Installing samba3 (3.0.24-8) to root...
      Downloading http://downloads.openwrt.org/backfire/10.03.1/ar71xx/packages/samba3_3.0.24-8_ar71xx.ipk.
      Configuring samba3.
      Configuring luci-app-samba. (More ...)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel