Tagged: install Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • gatoti 01:30 on November 3, 2014 Permalink | Reply
    Tags: clean install, , evergreen, factory release, install, , , , repository, rolling release, rolling update, tumbleweed, ,   

    openSUSE: Evergreen vs Tumbleweed 

    Dalam rangka mendekati release openSUSE 13.2

    tu-hari1

    Makin lama makin malas kalau tiap kali keluar versi baru (release) distro linux khususnya saya yang pengguna openSUSE yang tiap 8 bulan – 1 tahun sekali harus meng-install ulang (clean install). Maka saya mulai mencoba mencari informasi.

    Dimulai dari pertanyaan, apakah bisa openSUSE yang sudah ter-install (existing) untuk langsung di-upgrade ke versi selanjutnya yang lebih tinggi? Dari beberapa penelusuran saya di beberapa forum linux, sebagian besar yang telah mencoba langsung upgrade dari media DVD, (katanya sih) biasanya ada kendala pada library yang digunakan aplikasi versi lama yang belum tentu ada pada repository yang baru, sedangkan aplikasi-aplikasi yang baru membutuhkan library yang baru tapi juga bisa menyebabkan conflict pada library yang lama. Hhhmm.. bingung, jadi malas juga untuk mencoba, daripada error gak jelas.

    Setelah menelusuri kembali portal opensuse.org, saya pun mendapatkan 2 jawaban yang mungkin akan membantu masalah saya di atas, 2 jawaban itu akan saya quote saja, karena saya pun masih agak bingung, tapi mungkin intinya adalah:

    openSUSE:Evergreen = versi LTS (Long Time Support) yang akan tetap di support/update dari sisi keamanan ataupun bugfix dalam waktu tertentu antara 1 – 3 tahun setelah rilis openSUSE yang baru. CMIIW.
    (More …)

     
  • gatoti 02:29 on March 16, 2013 Permalink | Reply
    Tags: cepat, install, kde, , , OS, , stable, startup, system   

    OpenSUSE 12.3 Akhirnya Release Juga 

    Tak terasa, akhirnya OpenSUSE 12.3 release juga.

    suse123-1

    Butuh waktu sekitar 20 jam untuk men-download yang versi DVD x86_64, maklum — bandwidth saya gak gede-gede amat 😦
    Dan setelah selesai download, langsung install.

    Sedikit ulasan perbandingan dengan versi-versi OpenSUSE sebelumnya:

    1. Instalasi lebih cepat
    2. Startup lebih cepat
    3. System lebih stabil
    4. KDE 4.10 lebih enak dipandang
    5. Selebihnya, belum sempat icip-icip, tapi over all — saya lebih suka dengan OpenSUSE 12.3 ini

    Selamat mencoba 🙂

    suse123-3

    Referensi:
    http://www.opensuse.org/en/

     
  • gatoti 22:18 on March 5, 2013 Permalink | Reply
    Tags: , , install, , , , ,   

    WebServer pada OpenWrt Backfire 10.03.1 dengan uHTTPd + PHP5 + PHP5-mod-mysql 

    Jika kita meng-install/mem-flash OpenWrt Backfire 10.03.1 dengan fitur WebUI, maka secara default, webserver yang ter-built-in pada firmware adalah uHTTPd. Ini dikarenakan paket-paket LuCI + uHTTPd lebih ringkas jika di-built-in ke dalam firmware.

    Instalasi PHP5

    opkg update
    opkg install php5
    opkg install php5-cgi

    Konfigurasi uHTTPd

    uncomment pada >> list interpreter        “.php=/usr/bin/php-cgi”

    root@g-wrt:/etc/config# vi uhttpd
    ———-potong
    #List of extension->interpreter mappings.
    #Files with an associated interpreter can
    #be called outside of the CGI prefix and do
    #not need to be executable.
    list interpreter        “.php=/usr/bin/php-cgi”
    #       list interpreter        “.cgi=/usr/bin/perl”
    ———–potong

    lalu save.
    restart uHTTPd

    root@g-wrt:/etc/init.d# ./uhttpd stop
    root@g-wrt:/etc/init.d# ./uhttpd start (More ...)

     
    • oke trik 19:08 on April 11, 2018 Permalink | Reply

      bisa ga gan kita build offline? soalnya ane pakai huawei echolife tanpa koneksi internet

      • gatoti 10:31 on April 12, 2018 Permalink | Reply

        hi..

        klo build openwrt/lede emang offline di komputer/laptop kita, yg online itu klo ada paket2 yg dibutuhkan untuk build / compile..
        nah klo kita mau install aplikasi/modul seperti mysql, php dan lainnya secara offline di wireless router, ya bisa ajah.. kita ambil/download dari repo nya openwrt file2 yg dibutuhkan, nanti klo dalam peng-install-an aplikasi/modul minta dependensi, ya coba download lg ajah dr repo file2 yg dibutuhkan..
        klo mo bikin sendiri repo openwrt lokal di komputer kita juga bisa, saya sendiri belum mencoba, tinggal brosing ajah di google.. kira2 kata kuncinya ‘membuat repository lokal openwrt’..

        semoga terbantu.. thx..

  • gatoti 23:46 on June 24, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , , , , install, , , , , , ,   

    Menambahkan USB Storage pada TL-WR741ND ver.1.6 OpenWrt 

    Dengan space memory yang terbatas, rasanya sulit untuk menambahkan aplikasi atau sekedar menyimpan data pada router kita. Untuk itu OpenWrt menyediakan salah satu fiturnya yaitu USB storage, yang mana kita bisa manambahkan aplikasi dan menyimpan data bahkan bisa sampai sharing data. Tapi yang akan saya tulis pada tulisan ini hanya menambahkan USB storage dengan USB flashdisk pada router OpenWrt.

    Bagi yang membutuhkan firmware mod OpenWrt TP-LINK TL-WR741ND ver 1.x, bisa diambil di:

    https://drive.google.com/folderview?id=0B1Aj8bC-AJMKb0xtVjFuMkpmR0k&usp=sharing

    Setelah kita menambahkan USB host dan diaktifkan (patch) dengan Buildroot, ada beberapa paket lagi yang dibutuhkan, beberapa diantaranya:

    • kmod-usb-core
    • kmod-usb-ohci
    • kmod-usb storage -> kernel untuk men-support USB mass storage
    • block-mount -> bisa dikonfigurasi pakai fstab
    • kmod-fs-ext3 -> dukungan membaca filesystem pada USB flashdisk
    • kmod-scsi-generic

    Install dengan CLI:

    root@OpenWrt:~# opkg update
    Downloading http://downloads.openwrt.org/backfire/10.03.1/ar71xx/packages/Packages.gz.
    Inflating http://downloads.openwrt.org/backfire/10.03.1/ar71xx/packages/Packages.gz.
    Updated list of available packages in /var/opkg-lists/backfire.
    root@OpenWrt:~# opkg install kmod-usb-core
    dan seterusnya..

    Partisi USB Flashdisk:

    Pada tutorial ini, saya menggunakan USB flashdisk dengan kapasitas 8GB, yang akan saya bagi menjadi 3 partisi:
    sda1 – swap 100MB
    sda2 – system 100MB (ext2)
    sda3 – data ~sisanya MB (ext3)
    caranya bisa dilihat di sini

    (More …)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel